08.00 - 21.00 085641701234 - 082138301234 085641701234, 082138301234

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Jumat, Agustus 3rd 2018.

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Pemerintah Indonesia, hingga saat ini telah melindungi beberapa spesies ikan hiu yang dianggap sudah mulai langka dan semakin sulit untuk ditemui di alam, berikut ini saya akan mencoba jelaskan jenis – jenis hiu yang dilindungi dan hukum yang mengaturnya.

1.Hiu Paus (Rhincodon typus)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Hiu yang termasuk kedalam kelompok hiu karpet (Orectolobiformes) ini keberadaannya di Indonesia dilindungi oleh KEPMEN-KP No. 8 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus). IUCN mengkategorikan ikan ini kedalam kategori Endangered (EN), sementara pada tahun 2003, CITES mengkategorikan ikan ini kedalam Appendix II. Sementara itu, terdapat kesepakatan internasional yang melindungi hiu ini bersama dengan 6 jenis hiu lain di dalam Memorandum of Understanding (MoU) on the Conservation of Migratory Sharks yang ditandatangani oleh 38 negara pada 1 Maret 2010. Namun sayangnya, Indonesia tidak termasuk kedalam salah satu negara yang menandatangani perjanjian tersebut.

2.Hiu Koboi (Charcharhinus longimanus)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Hiu yang termasuk kedalam Appendix II CITES ini sebelumnya berstatus Lower Risk/Near Threatened menurut IUCN. Namun, seiring dengan temuan bahwa populasi ikan ini mulai menurun, maka kini IUCN meningkatkan statusnya menjadi Vulnerable.

Di Indonesia sendiri, hiu ini dilindungi di dalam PERMEN-KP No. 59 Tahun 2014 tentang Larangan pengeluaran Ikan Hiu (Carcharhinus longimanus) dan Hiu Martil (Sphyrna spp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia. Namun kelemahan dari peraturan ini hanya membahas mengenai pelarangan ekspor hiu yang disebut saja, sehingga penangkapan hiu koboi untuk dipasarkan di dalam negeri masih belum diatur dengan ketat.

3.Hiu Martil (Sphyrna spp.)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Hiu martil mudah dikenali dengan bentuk kepalanya yang pipih dan ata yang beraja di masing – masing ujungnya. Di Indonesia, jenis hiu martil yang umum ditemukan adalah Sphyrna lewini (Scalloped Hammerhead Shark) yang memiliki ciri berupa bentuk kepala seperti huruf “T” dengan tonjolan diujung sungutnya, sementara jenis lain Sphyrna mokarran (Great Hammerhead Shark) juga memiliki kepala berbentuk “T” namun tidak memiliki tonjolan diujungnya.

Sementara jenis ketiga Sphyrna zygaena (Smooth Hammerhead Shark) memiliki kepala yang sedikit melengkung kebelakang seperti anak panah. Ketiga hiu itu di Indonesia disebut dengan nama lokal “hiu martil” atau “hiu caping”. Pemerintah Indonesia melindung ketiga jenis hiu ini di dalam PERMEN-KP No. 59 Tahun 2014 tentang Larangan pengeluaran Ikan Hiu (Carcharhinus longimanus) dan Hiu Martil (Sphyrna spp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia, dan menurut CITES, hiu martil dikategorikan kedalam Appendix II.

Sementara menurut IUCN, tiap spesies hiu martil memiliki status konservasi yang berbeda, dimana S. lewini dan S. mokarran dikategorikan ke dalam Endangered, sementara S. zygaena dikategorikan kedalam Vulnerable.

4.Hiu monyet / Hiu tikus (Alopias spp.)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia
Hiu monyet atau hiu tikus (Alopias spp.) merupakan jenis hiu yang dikenali dari bagian atas sirip ekornya yang memanjang melebihi bagian bawahnya. Hiu penghuni perairan laut lepas ini sedikit diketahui mengenai keberadaan dan penyebarannya, sehingga tak heran jika hiu ini diberikan perhatian khusus oleh lembaga internasional.

Hiu yang termasuk kedalam kelompok Lamniformes ini dikategorikan kedalam Vulnerable oleh IUCN, sementara oleh Pemerintah Indonesia, hiu ini dilindungi di dalam PERMEN-KP No. 30 Tahun 2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di WIlayah Republik Indonesia, khususnya pada Pasal 73 ayat 2 yang memberikan instruksi bahwa hasil tangkapan samping (by-catch) berupa hiu Monyet harus dilepaskan kembali ke perairan.

Peraturan ini diterapkan sebagai tindak lanjut atas adanya kesepakatan IOTC dengan instruksi yang sama. Di Indonesia, jenis hiu monyet yang dijumpai adalah Alopias vulpinus dan Alopias pelagicus yang serupa, namun bisa dibedakan melalui bentuk kepala dan ukuran tubuhnya, sementara hiu monyet dari jenis Alopias superciliosus dapat dikenali dari ukuran matanya yang besar.

5.Hiu Basking (Cetorhinus maximus)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Hiu yang berukuran besar ini hanya sedikit diketahui keberadaan dan tingkah lakunya. Bahkan daerah penyebarannya pun masih membingungkan para peneliti, mungkin karena hiu ini termasuk kedalam jenis hiu yang memiliki jangkauan migrasi yang jauh. Hiu ini merupakan salah satu dari tiga hiu pemakan plankton setelah hiu paus dan hiu mulut besar (Megachasma pelagios). Hiu ini dimasukkan kedalam kategori Vulnerable oleh IUCN dan merupakan salah satu dari tujuh jenis hiu yang dilindungi di dalam Memorandum of Understanding (MoU) on the Conservation of Migratory Sharks.

6.Hiu Kejen (Carcharhinus falciformis)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Meskipun IUCN memasukkan hiu ini kedalam kategori Near Threatened, namun nyatanya hiu ini terus tertekan terhadap eksploitasi berlebih, sehingga CITES memasukkannya kedalam Appendix II. Hiu ini belum memiliki perlindungan khusus di Indonesia, meskipun populasi hiu ini menunjukkan tanda – tanda penurunan.

7.Hiu Leopard (Stegostoma fasciatum)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Hiu yang juvenilnya populer sebagai ikan hias akuarium ini dikategorikan kedalam kategori Endangered oleh IUCN. Hal ini dikarenakan keberadaan hiu ini yang sudah mulai langka di pasaran, menunjukkan indikasi bahwa populasi hiu ini mengalami penurunan. Sementara itu, degradasi ekosistem terumbu karang yang menjadi habitat hiu ini juga semakin membuat keberadaan spesies ini mengkhawatirkan .

8.Bali Catshark (Atelomycterus baliensis)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia
Hiu yang baru ditemukan pada tahun 2005 lalu ini juga merupakan sejenis hiu yang digemari oleh para hobbyist ikan hias air laut. Namun, penyebaran ikan ini sangat terbatas karena ikan ini merupakan spesies endemik Pulau Bali. Tekanan yang berasal dari penangkapan untuk dijadikan ikan hias dan kondisi perairan yang mulai tercemar oleh sampah membuat perlindungan spesies ini beserta ekosistemnya menjadi langkah terobosan untuk mencegah kelestarian ikan ini. IUCN mengkategorikan ikan ini ke dalam kategori Vulnerable.

9.Indonesian Angelshark (Squatina legnota)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia

Hiu yang mungkin sekilas lebih mirip ikan pari ini sebenarnya adalah ikan hiu tulen yang berasal dari ordo Squatiniformes. Meskipun bernama “Indonesian”, nyatanya ikan ini tidak tersebar di seluruh Indonesa, melainkan hanya terbatas pada perairan dalam disekitar Pulau Jawa, Bali, dan Kepulauan Sunda Kecil. Keberadaan ikan ini hanya diketahui melalui data hasil tangkapan samping (by-catch) dari kapal penangkap ikan yang menggunakan jaring ataupun rawai laut dalam, tak heran mengapa IUCN mengkategorikan ikan ini kedalam kategori Data Deficient.

10.Borneo Shark (Carcharhinus borneensis)

10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia
Mungkin inilah hiu yang menerobos pakem hiu pada umumnya. Jika umumnya hiu hidup di perairan laut, hiu dari jenis ini hidup di perairan sungai di Pulau Kalimantan. Hiu yang sangat terbatas tempat hidupnya ini sesekali ditemukan tertangkap di sekitar Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Keberadaan hiu ini yang masih misterius dan kondisi habitat yang sudah mulai tercemar menyebabkan hiu ini dimasukkan kedalam kategori Endangered oleh IUCN.

Itulah artikel tentang 10 Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Undang-Undang dan Tidak Boleh Ditangkap di Indonesia, semoga bermanfaat.

Source:mancingmania.com

Rp 15.000
Rp 158.000
habis
Rp 145.000
habis
Rp 38.000
Rp 267.000
habis
Rp 195.000

Harga Grosir

Grosir Pancing

Umpan Emas

umpan djempol, umpan ikan timbro, umpan ikan mas

Curve Catalog

Curve Pancing

Follow Us

instagram langgeng pancing

Address & Contact Person

Jln. Ahmad Yani 257,Banaran, Pabelan, kartasura,
Sukoharjo – Jawa Tengah
Indonesia

0856 417 01234 ( Whats App )
0821 383 01234 ( Whats App )
——————————————–
Admin Grosir :
0856 4065 2225 (Whats App )

Kasir:
SCAN barcode dibawah ini
kasir langgeng pancing

Fitur chat WA bisa digunakan untuk smartphone dan untuk PC komputer harap mengaktifkan WA web terlebih dahulu di sini https://web.whatsapp.com/id

JADWAL BUKA

Senin – Sabtu : 08.00–21.00 (ISHOMA 17:30 – Ba’da Isya’) Setelah Isya’ BUKA
Minggu : 09.00–15.00

Jam Sholat Tutup 15 menit

Terima Kasih

Rekening Bank

Azis Triyanto No rek 3920262529
Azis Triyanto No Rek 900 00 0270524 3
Azis Triyanto No Rek 0261590499
Azis Triyanto No Rek 3591 01 001233 50 7

Pengiriman

Facebook Fanpage