08.00 - 21.00 085641701234 - 082138301234 085641701234, 082138301234

Budidaya Ikan Mas Dalam Keramba Mudah Bagi Pemula

Rabu, Agustus 1st 2018.

Budidaya Ikan Mas Dalam Keramba Mudah Bagi Pemula

Salah satu jenis ikan yang paling sering dikonsumsi dan disukai masyarakat Indonesia baik untuk masakan rumahan atau restoran adalah ikan mas. Budidaya ikan mas sendiri sudah mulai dilakukan sejak tahun 1920 yang bibitnya dibawa dari Cina, Taiwan, Jepang dan Eropa.

Hingga detika ini, terdapat 10 jenis ikan mas yang dikelompokkan berdasarkan morfologi. Ikan mas memiliki beberapa sebutan yang berbeda di setiap daerah seperti raja, rayo, kancra, tikeu, tombro dan ameh. Jika dalam alam asli, ikan mas hidup dalam perairan sungai, danau dan genangan air lainnya di ketinggian 150 hingga 600 meter dari permukaan laut dengan suhu air sekitar 20 hingga 25 derajat celcius.

Ikan mas yang termasuk hewan omnivora ini dalam alam akan memakan daun daunan, lumut, cacing dan juga serangga sehingga lingkungan budidaya ikan mas haru dibuat menyerupai alamnya. Salah satu cara budidaya ikan air tawar yakni ikan mas yang sering digunakan adalah menggunakan keramba dimana aliran sungai akan dibendung lalu digunakan untuk memelihara ikan mas.

Keramba yang digunakan tidak memakai drum sebagai pelampung namun memakai bambu utuh yang besar. Untuk anda yang tertarik dengan budidaya ikan mas dalam keramba, silahkan simak ulasannya mulai dari pembuatan keramba, pemilihan bibit, perawatan sampai panen selengkapnya dari kami.

1. Membuat Keramba Ikan Mas

Saat ini, keramba yang digunakan tidak hanya keramba dari bambu namun sudah dikembangkan  bahkan rakitnya sudah dibuat dari besi. Keramba ini bisa digunakan untuk waduk serta aliran sungai, namun umumnya digunakan untuk sungai dan waduk berukuran kecil.

Untuk membuat keramba dari bambu yang sederhana bisa dipakai untuk memasang kantong jaring atau jala dengan bentuk persegi panjang serta ukuran bervariasi seperti panjang 2 meter dan lebar 2 meter, panjang 7 meter dan lebar 3 meter serta tinggi 2 sampai 3 meter dan berbagai ukuran lain sesuai kebutuhan.

Untuk 4 sudut rakit memakai bambu utuh yang belum dibelah dan untuk menyambung bambu memakai tali ijuk. Untuk pembuatan rakit ini tidak diberi titian sehingga jika ingin memberi pakan ikan mas maka harus mendekati area budidaya dengan getek atau sampan.

Untuk pelampungnya tidak memakai drum namun memakai bambu utuh. Bambu dipotong menjadi 2 sisi lebar dan 2 sisi panjang yang diikat pada bambu yang sudah dipotong dengan tinggi 170 cm dari dasar rakit. Apabila rakit ingin ditenggelamkan pada air setinggi 150 cm, maka pelampung bambu dibuat dengan ketinggian 150 cm juga dan supaya kuat, pelampung bambu harus menggunakan diameter yang besar.

2. Pembuatan Jaring Keramba

Jaring atau jala yang terbuat dari polyethylene memakai mata jaring yang disesuaikan dengan ukuran ikan mas. Hal yang harus dipastikan adalah ikan mas tidak bisa menerobos keluar namun oksigen dalam keramba tetap bisa terpenuhi dengan baik. Apabila ukuran lubang jaring terlalu kecil dan ikan mas terlalu banyak serta besar, maka bisa mengurangi kadar oksigen dalam keramba.

Untuk ukuran mata jaring atau mesh size yang umumnya digunakan adalah 1/2 inci, 1 inci dan 2 inci yang bisa dibeli dalam bentuk gulungan dengan harga yang sudah ditentukan. Jika ingin menggunakan keramba yang sudah jadi, maka bisa menghubungi petani ikan mas pada lokasi budidaya yang umumnya juga menerima pesanan pembuatan keramba.

3. Pemasangan Jaring Keramba

Untuk memasang jaring pada rangka rakit, maka digunakan tali plastik atau tali iris dan juga benang plastik untuk merajut lembaran jaring dan hal ini juga berlaku dalam keramba. Pemasangan jaring yang sudah berbentuk kantong sesuai dengan ukuran keramba nantinya akan dimasukkan ke dalam rakit dan diikat di setiap bagian ujung rakit. Jika nantinya ditenggelamkan, maka jaring tidak akan bergeser dan setiap sudut juga diberi pemberat seperti batu atau besi sehingga jaring tetap berbentuk siku.

4. Penjemuran Keramba

Keramba harus dibiarkan selama beberapa hari hingga kering tergantung cuaca yakni sekitar 3 hingga 5 hari. Penjemuran ini harus dilakukan supaya mikroorganisme penyakit dalam keramba bisa mati.

5. Pengapuran dan Pemupukan

Pengapuran keramba bertujuan untuk menetralkan pH sebab jika terlalu rendah tidak baik digunakan untuk budidaya ikan mas. pH yang ideal adalah 7 hingga 8. Sedangkan dalam pemupukan digunakan pupuk organik seperti kotoran sapi, kambing, ayam atau kerbau dan jika memang diperlukan bisa ditambah dengan pupuk kimia.

6. Pengelolaan Air

Air menjadi habitat utama ikan sehingga harus dijaga agar ikan mas bisa tumbuh sehat dan berkembang biak dengan normal. Air yang kotor dan bau harus segera diganti dengan air bersih dan pemberian pakan harus disesuaikan agar tidak ada sisa pakan yang bisa menyebabkan air menjadi kotor dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab penyakit ikan mas.

Untuk cara mengganti air keramba bisa dilakukan dengan membuang 50 persen air dan diisi kembali dengan air baru dari aliran sungai. Jika air masih kotor maka bisa diganti sebanyak beberapa kali.

7. Menyiapkan Induk Ikan Mas

Induk ikan mas yang nantinya akan digunakan pada budidaya harus dipisahkan berdasarkan jenis kelamin dan untuk pakan yang akan diberikan berupa pelet dengan kandungan protein sebanyak 25% serta dosis 3% setiap bibit per hari. Calon indukan haruslah dari keturunan unggulan sehingga benih yang dihasilkan juga berkualitas.

Pemisahan jenis kelamin ini terus dilakukan hingga kedua induk sudah siap untuk pemijahan dan proses pemijahan atau perkawinan ikan mas nantinya juga akan dilakukan pada tempat khusus. Keramba harus dilengkapi dengan kakaban, tempat menempelkan telur dari hasil pembuahan.

Ikan mas betina yang disortir sudah siap  untuk dipijahkan jika sudah berumur 1.5 hingga 2 tahun dengan berat lebih kurang 2 kilogram. Sementara untuk induk jantan harus berusia minimal 8 bulan dengan berat sekitar 1/2 kilogram. Untuk membedakan jenis kelamin ikan mas bisa dilakukan dengan mengurut perut dari arah perut menuju ekor. Jika keluar cairan berwarna putih dari kelamin, maka menandakan ikan mas tersebut adalah jantan.

8. Ciri Ikan Mas Betina Matang Gonad

Ada beberapa ciri atau karakteristik ikan mas betina yang sudah siap untuk pemijahan atau sering disebut dengan matang gonad, yakni:

  • Cara ikan mas betina dalam bergerak lamban dan tidak terlalu lincah
  • Sering meloncat pada malam hari
  • Bagian perut membesar atau membuncit ke arah belakang dan jika diraba terasa lunak.
  • Lubang anus sedikit bengkak, menonjol dengan warna sedikit kemerahan
  • Untuk ikan jantan matang gonad memiliki gerakan lincah dan jika dipijat area lubang kelamin akan keluar cairan berwarna putih yang merupakan sperma ikan mas.

9. Proses Pemijahan Ikan Mas

Waktu pemijahan ikan mas akan dirangsang dengan cara membentuk habitat yang terlihat seperti kondisi lingkungan perairan umumnya sehingga ikan mas bisa melakukan pemijahan dengan cara normal yakni rangsangan hormon. Berikut cara cara selengkapnya.

  • Bersihkan dan keringkan lokasi pemijahan lalu isi dengan air setinggi 75 hingga 100 cm air.
  • Pasang hapa supaya nantinya panen larva lebih mudah dilakukan dengan dimensi 4 x 3 x 1 meter dan diberi pemberat agar tidak mengambang.
  • Masukkan induk ikan mas jantan dan betina yang sudah siap pijah dengan jumlah 1 betina yang dipasangkan dengan 2 hingga 3 ikan mas jantan.
  • Angkat indukan yang memijah ke lokasi keramba pemeliharaan induk.
  • Sesudah telur berumur sekitar 4 hari maka akan menetas menjadi larva.
  • Sesudah larva menetas tidak perlu diberi pakan karena masih memiliki cadangan makanan dari telur.
  • Sesudah lebih dari 5 hari maka bisa diberi pakan tambahan berupa kuning telur rebus atau kutu air. dan sesudah sekitar 5 hari maka sudah siap ditebar dalam keramba pembenihan.

10. Pendederan Ikan Mas

Untuk keramba pendederan bisa ditambahkan 10 hingga 15 karung kotoran ayam dan diisi dengan air kurang lebih 40 cm lalu rendam selama 5 hari tanpa dialiri dengan air. Hal ini dilakukan agar plankton yang merupakan sumber pakan alami ikan mas bisa tetap tumbuh dalam keramba pendederan.

Untuk luas keramba 100 meter persegi bisa ditebar larva sebanyak 100 ribu pada pagi hari dan diberikan pakan tambahan seperti tepung pelet atau pelet yang sudah direndam. Sesudah 3 minggu maka bibit ikan mas sudah siap panen dan bisa dijual atau dilanjutkan pemeliharaannya dalam keramba berbeda.

11. Cara Menebar Benih Pembesaran

Bibit ikan mas yang sudah mencapai bobot 80 hingga 100 gram menjadi ukuran terbaik untuk menekan angka kematian di keramba pembesaran. Untuk kepadatan penebaran atau kapasitas yang ideal adalah 2 hingga 3 ekor per meter persegi. Benih yang digunakan sebaiknya berukuran sama supaya pertumbuhan ikan mas bisa seragam.

Benih ikan juga sebaiknya tidak langsung ditebar atau dimasukkan dalam keramba namun dilakukan penyesuaian terlebih dahulu. Ini dilakukan supaya ikan tidak stres dan mati sehingga tidak merugi. Untuk cara penebaran terbaik adalah:

  • Benih dari penampungan dimasukkan dalam wadah baskom atau bak.
  • Miringkan wadah tersebut lalu campur dengan air dalam wadah.
  • Lakukan hal ini selama lebih kurang 1 jam supaya ikan bisa beradaptasi dengan air dalam keramba.
  • Biarkan benih ikan mas bergerak dan masuk dalam keramba dengan sendirinya.

12. Pembesaran Ikan Mas

Pembesaran ikan mas dilakukan sebagai cara untuk memenuhi permintaan ikan mas untuk dikonsumsi dan ukurannya bervariasi mulai dari 300 gram hingga 1 kilogram. Untuk pembesaran ikan mas di keramba umumnya akan dilakukan pada perairan umum. Penempatan jaring akan dipasang sejajar sesuai dengan arah angin dan badan air juga harus cukup luas serta besar sehingga kualitas air bisa selalu stabil.

 

(Sumber : arenahewan.com)

 

Rp 10.500
Rp 405.000
habis
Rp 79.000
Rp 112.000
Rp 91.000
Rp 21.000
habis

Harga Grosir

Grosir Pancing

Umpan Emas

umpan djempol, umpan ikan timbro, umpan ikan mas

Curve Catalog

Curve Pancing

Follow Us

instagram langgeng pancing

Address & Contact Person

Jln. Ahmad Yani 257,Banaran, Pabelan, kartasura,
Sukoharjo – Jawa Tengah
Indonesia

0856 417 01234 ( Whats App )
0821 383 01234 ( Whats App )
——————————————–
Admin Grosir :
0856 4065 2225 (Whats App )

Kasir:
SCAN barcode dibawah ini
kasir langgeng pancing

Fitur chat WA bisa digunakan untuk smartphone dan untuk PC komputer harap mengaktifkan WA web terlebih dahulu di sini https://web.whatsapp.com/id

JADWAL BUKA

Senin – Sabtu : 08.00–21.00 (ISHOMA 17:30 – Ba’da Isya’) Setelah Isya’ BUKA
Minggu : 09.00–15.00

Jam Sholat Tutup 15 menit

Terima Kasih

Rekening Bank

Azis Triyanto No rek 3920262529
Azis Triyanto No Rek 900 00 0270524 3
Azis Triyanto No Rek 0261590499
Azis Triyanto No Rek 3591 01 001233 50 7

Pengiriman

Facebook Fanpage