08.00 - 21.00 085641701234 - 082138301234 085641701234, 082138301234

Cara Budidaya Ikan dengan Sistem Resirkulasi Bagi Pemula

Rabu, Agustus 1st 2018.

Cara Budidaya Ikan dengan Sistem Resirkulasi Bagi Pemula

Sistem resirkulasi adalah sistem budidaya ikan dimana air yang terdapat dalam kolam budidaya disirkulasi kembali melalui berbagai proses sehingga kotoran ikan, sisa pakan, dan senyawa, serta gas beracun hasil efek samping dari kotoran ikan dapat dijebak dalam tangki pengendapan sehingga air yang kembali ke kolam sudah bersih dan aman dari berbagai kotoran.

Dengan demikian air yang sehat dan stabil tersebut dapat mencegah bakteri jahat berkembang, daya tahan dan kesehatan ikan terjaga, nafsu makan ikan meningkat, serta pertumbuhannya berjalan maksimal sehingga meminimalisir tingkat kematian.

Jika anda tertarik mempelajari atau menggunakan cara ini dalam budidaya ikan anda, yuk baca terlebih dahulu artikel saya kali ini mengenai 10 cara budidaya ikan dengan sistem resirkulasi agar anda memahami proses dan tahapannya.

1. Pahami Sistemnya

Dalam budidaya ikan dengan sistem resirkulasi anda wajib memahami dulu sistem yang digunakan, yaitu dengan menggunakan aliran air yang dapat dikendalikan serta pompa untuk mengalirkan air tersebut. Hal pertama yang harus dilakukan ialah air dipompa dan dimasukkan ke dalam kolam, selanjutnya buangan air dari kolam tadi dimasukkan ke dalam bak.

Bak tersebut ialah bak filter yaitu yang bertugas menjernihkan air sehingga setelah melewati filter air dapat digunakan kembali untuk mengisi air di kolam. Air yang telah difilter tersebut kembali menjadi bersih dan bebas dai kotoran.

2. Ganti Secara Berkala

Pergantian air yang dipompa dan difilter tersebut dilakukan secara berkala sesuai jumlah presentasi air. Pergantian air umumnya dilakukan dengan menambahkan air dari tandon yang telah dipersiapkan sehingga lebih mudah dalam menjalankan prosesnya.

3. Pembuangan Air

Pembuangan air dilakukan dengan metode sipon yaitu menggunakan selang yang telah diberi alat penyaring pada ujung yang berada di kolam sehingga ikan tidak ikut tersedot atau terbuang. Partikel artikel yang berada dalam air tersebut akan dibuang sehingga tidak kembali dan tida tercampur dengan air yang telah dibersihkan.

4. Sumber Listrik dan Kekuatan Pompa

Dalam budidaya ikan dengan sistem resirkulasi, dibutuhkan sumber listrik yang memadai sebab alat yang digunakan beroperasi dengan menggunakan tenaga listrik. Jika tenaga listrik yang dimiliki lemah akan berpengaruh pada pompa dan filter air sehingga dikhawatirkan hasil tidak maksimal dan menimbulkan bahaya bagi kesehatan air atau ikan di kolam tersebut.

Sisa pakan dan kotoran dalam air kolam akan mengalami proses perubahan dan perbaikan komposisi setelah melewati 1 jam, sebab itu sebisa mungkin kotoran sudah tersedot ke dalam pompa. Untuk itu anda wajib memiliki pompa yang kekuatannya melebihi kapasitas kolam. Perbandingannya ialah misalnya volume kolam 2.500 liter maka kekuatan pompa harus di atar 2.500 liter per jam.

5. Alat Filter (Penyaring Air)

Jumlah pakan ikan yang diberikan dan kekuatan pompa memperngaruhi kapasitas filter atau alat penyaring air. Volume kapasitas filter harus dapat menahan lanju air sehingga air tida terlalu cepat mengendap di dasar tangki.

Pilih filter dengan desain yang mampu menejbak dan mengendapkan kotoran, umumnya ada dua yaitu dengan disaring secara langsung menggunakan tekanan dan dengan cara melambatkan aliran air sehingga air kehilangan kecepatan dan kotoran mengendap.

Yang ideal ialah filter yang berbentuk melingkar sebab tidak ada sisi yang mati, arus dibuat berputar dan ikan akan terus berputar pula mengikuti arus.

6. Lakukan Disinfeksi

Ada jenis jenis ikan tertentu yang lebih sensitif jika dibudidayakan dengan sistem resirkulasi, diantaranya ialah ikan hias dan ikan laut. Disinfeksi perlu dilakukan secara berkala sebelum air masuk kembali ke dalam kolam.

Caranya dapat dilakukan dengan penggunaan lampu UV, air yang kembali masuk ke dalam kolam dilewatkan mellaui pipa yang diselubugi lampu UV sehingga bakteri yang terpapar radiasi sinar UV tersebut akan mati dan air yang keluar lebih jernih.

7. Tempat atau Kolam yang Mendukung

Budidaya ikan dengan sistem resirkulasi membutuhkan tempat atau kolam di lokasi yang agak tertutup, tetap membutuhkan siar matahari dalam dosis kecil untuk membunuh bibit penyakit, menghangatkan air, memacu pertumbuhan dan kesehatan tulang ikan, serta memberikan rasa segar pada ikat agar nafsu makan bertambah. Dibutuhkan atap atau tutup pada beberapa bagian yang tembus pandang. Sinar matahari tidak boleh masuk secara penuh dari pagi hingga sore sebab memacu pertumbuhan ganggang atau alga.

8. Penguapan

Air dalam kolam tetap akan berkurang sebab terjadi penguapan, tetapi tidak terlalu masalah karena daat ditambahkan air yang baru. Budidaya ikan dengan sistem resirkulasi cocok untuk daerah dengan air minim atau ketika musim panas.

Dalam musim tersebut umumnya penguapan lebih banyak terjadi, anda dapat menyediakan persediaan air dalam jumlah yang cukup di tandon air yang telah disediakan

9. Lakukan Perawatan

Dalam menjalankan budidaya ikan dengan sistem resirkulasi, dibutuhkan kedisiplinan setiap hari dalam melakukan pemeriksaan dan perawatan alat alat yang berperan dalam sistem tersebut. Periksa secara rutin alat pompa dan filternya, kotoran yang mengendap, kualitas air, dan lain lain.

Sebab jika terjadi masalah seperti pipa bocor atau pompa rusak tentu akan menjadi kendala besar dalam proses resirkulasi dan akan menganggu kenyamanan ikan di kolam tersebut serta berpengaruh pada kebersihan dan kesehatan air.

10. Berikan Pakan dengan Kadar Tepat

Sebelumnya teah dijelaskan secara lengkap proses budidaya dalam sistem resirkulasi, dalam menggunakan cara ini, anda wajib menjaga kebersihan air, air yang kotor akan lebih memperberat tugas alat alat yang berperan. Kebersihan air dapat anda maksimalkan dengan memberikan pakan pada ikan dengan kadar yang pas, tidak dengan sengaja dilebihkan.

 

(Sumber : arenahewan.com)

Rp 25.000
habis
Rp 428.000
Rp 16.000
habis
Rp 9.100.000
habis
Rp 275.000
habis
Rp 38.000

Harga Grosir

Grosir Pancing

Umpan Emas

umpan djempol, umpan ikan timbro, umpan ikan mas

Curve Catalog

Curve Pancing

Follow Us

instagram langgeng pancing

Address & Contact Person

Jln. Ahmad Yani 257,Banaran, Pabelan, kartasura,
Sukoharjo – Jawa Tengah
Indonesia

0856 417 01234 ( Whats App )
0821 383 01234 ( Whats App )
——————————————–
Admin Grosir :
0856 4065 2225 (Whats App )

Kasir:
SCAN barcode dibawah ini
kasir langgeng pancing

Fitur chat WA bisa digunakan untuk smartphone dan untuk PC komputer harap mengaktifkan WA web terlebih dahulu di sini https://web.whatsapp.com/id

JADWAL BUKA

Senin – Sabtu : 08.00–21.00 (ISHOMA 17:30 – Ba’da Isya’) Setelah Isya’ BUKA
Minggu : 09.00–15.00

Jam Sholat Tutup 15 menit

Terima Kasih

Rekening Bank

Azis Triyanto No rek 3920262529
Azis Triyanto No Rek 900 00 0270524 3
Azis Triyanto No Rek 0261590499
Azis Triyanto No Rek 3591 01 001233 50 7

Pengiriman

Facebook Fanpage