08.00 - 21.00 085641701234 - 082138301234 085641701234, 082138301234

Mane’e,Tradisi Kuno Manangkap Ikan Masyarakat Pulau Intata Sulawesi Utara

Kamis, Agustus 2nd 2018.

tradisi kunoKonon, tradisi ini berawal dari kelaparan hebat yang menimpa penduduk di Kepulauan Talaud. Lalu ada dua orang yang mengibas-ngibaskan janur di laut hingga banyak ikan yang datang. Melihat itu, warga meminta untuk diajari cara menangkap ikan kepada dua orang tersebut. Selain mengajari, kedua orang itu juga bersedia mewariskan alat penangkap ikan yang digunakan sebelum kembali berlayar. Sejak saat itulah tradisi Mane’e diyakini dimulai.

Mane’e biasanya dilaksanakan sekitar bulan Mei, karena pada bulan itu ada saat surut terendah air laut sebagai pertanda berakhirnya masa Eha. Eha sendiri merupakan periode pelarangan mengambil hasil laut dan darat yang berlangsung antara 3 hingga 6 bulan. Sanksi diarak berkeliling kampung dengan ikan-ikan yang digantung di badan akan diberlakukan bagi siapapun yang berani melanggarnya.

Prosesi Mane’e terdiri dari sembilan tahapan yang dilaksanakan secara berurutan dalam beberapa hari. Rangkaian tahapan itu meliputi Maraca Pundangi (memotong tali hutan), Mangolom Par’ra (permohonan kepada Tuhan), Mattuda Tampa Pane’can (menuju lokasi acara), Mamabi’u Sammi (membuat alat tangkap dari janur kelapa yang dilingkarkan pada tali hutan), Mamoto’u Sammi (menebar janur), Mamole Sammi (menarik janur ke darat), Manganu Ina (mengambil hasil tangkapan/ikan), Matahia Ina (membagi hasil) dan Manarima Alami (ucapan syukur lewat makan bersama hasil tangkapan). Semua tahapan ini dilaksanakan secara bergotong-royong dengan melibatkan semua elemen masyarakat.

Dalam prosesi Mane’e janur dirangkai menjadi sammi atau perangkap ikan sepanjang 5 kilometer. Sammi tersebut dibentangkan ke tengah laut lalu ditarik perlahan ke perairan yang lebih dangkal. Selesai digiring dengan janur, ikan-ikan akan terjebak di dekat pantai di mana warga telah berkumpul untuk mengambil ikan. Selama prosesi, Ratumbanua terlihat mondar-mandir sambil melafalkan mantra dan lainnya tak ada yang boleh berisik. Selain itu, warga juga tidak boleh memakai baju warna merah.

Hasil tangkapan ikan tak boleh langsung dibawa pulang oleh warga. Namun harus dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian baru dibagi-bagi kepada tamu dan warga masyarakat. Setelah masing-masing orang mendapatkan jatahnya, warga menuju ke pantai untuk berpesta ikan bersama.

Mane’e,Tradisi Kuno Manangkap Ikan Masyarakat Pulau Intata Sulawesi Utara

source : mancingmania.com

Rp 9.100.000
habis
Rp 105.000
habis
Rp 260.000
habis
Rp 195.000
Rp 40.000
habis
Rp 59.000

Harga Grosir

Grosir Pancing

Umpan Emas

umpan djempol, umpan ikan timbro, umpan ikan mas

Curve Catalog

Curve Pancing

Follow Us

instagram langgeng pancing

Address & Contact Person

Jln. Ahmad Yani 348 B, kartasura,
Sukoharjo – Jawa Tengah
Indonesia

0856 417 01234 ( Whats App )
0821 383 01234 ( Whats App )
——————————————–
Admin Grosir :
0856 4065 2225 (Whats App )

Kasir:
SCAN barcode dibawah ini
kasir langgeng pancing

Fitur chat WA bisa digunakan untuk smartphone dan untuk PC komputer harap mengaktifkan WA web terlebih dahulu di sini https://web.whatsapp.com/id

JADWAL BUKA

Senin – Sabtu : 08.00–21.00 (ISHOMA 17:30 – Ba’da Isya’) Setelah Isya’ BUKA
Minggu : 09.00–15.00

Jam Sholat Tutup 15 menit

Terima Kasih

Rekening Bank

Azis Triyanto No rek 3920262529
Azis Triyanto No Rek 900 00 0270524 3
Azis Triyanto No Rek 0261590499
Azis Triyanto No Rek 3591 01 001233 50 7

Pengiriman

Facebook Fanpage