08.00 - 21.00 085641701234 - 082138301234 085641701234, 082138301234

Tradisi Mancing Ikan Sardine Menggunakan Tongkat Api di Negara Taiwan

Kamis, Agustus 2nd 2018.

Tradisi Mancing Ikan Sardine Menggunakan Tongkat Api di Negara Taiwan

Tradisi Mancing Ikan Sardine Menggunakan Tongkat Api di Negara Taiwan

Dikutip dari Reuters, selama ratusan tahun para nelayan di Taiwan telah menangkap ikan sarden dengan bantuan tongkat api yang dipegang di tepi sebuah kapal. Cahaya tersebut menarik ikan-ikan sarden sampai-sampai mereka melompat keluar dari air dan masuk ke jaring nelayan.

Perahu nelayan menuju ke laut pada malam hari, kemudian mereka menyalakan tongkat bambu yang ditutupi tanah sulfat di salah satu ujungnya untuk menciptakan nyala api yang terang. Sulfur larut dalam air dan gas sehingga menghasilkan api.

Nah, dari nyala api tersebut ikan sarden akan melompat-lompat keluar dari air dan berakhir di jaring nelayan. Memancing dengan menggunakan api belerang ini sudah dikembangkan selama periode penjajahan Jepang dan sekarang dipraktikkan hanya di pelabuhan belerang Jinshan.

Tradisi Ini Sudah Hampir Punah

Tercatat lebih dari 300 kapal yang melakukan praktik memancing dengan api di Taiwan, namun menurut asosiasi nelayan setempat di Distrik Jinshan, utara Taipei, jumlah tersebut sekarang menyusut menjadi tiga kali lebih sedikit. Setiap kali nelayan pergi memancing selama 6 jam di bawah langit malam dapat menghasilkan antara tiga sampai empat ton ikan sarden per perahu, dan pemerintah Taiwan bahkan mensubsidi praktik tersebut.Kalau kondisi malam benar-benar bagus, tim nelayan bisa menghasilkan sampai $4.500 (sekitar 61 juta rupiah).

Kalau begitu, mengapa tradisi yang menakjubkan ini hampir punah, ya? Sayangnya, musim sarden hanya berlangsung tiga bulan, dari bulan Mei sampai Juli. Meski pemerintah berupaya untuk menjaga tradisi unik tersebut agar tetap hidup dan mempromosikannya sebagai daya tarik wisata, kaum muda sepertinya tidak terlalu terkesan. Usia nelayan api yang tersisa rata-rata berusia sekitar 60 tahun dan tanpa ada darah baru yang terlihat, masa depan tradisi yang menarik ini tidaklah cerah.

Zheng Zhi-ming, seorang profesor agama di Universitas Katolik Fu Jen, mengatakan bahwa menggunakan api sulfat untuk menangkap ikan di wilayah timur laut Taiwan sangatlah umum dua atau tiga dekade yang lalu. Namun peningkatan pesat peralatan penangkapan ikan yang makin modern, ditambah minimnya pemuda dari desa nelayan menyebabkan turunnya tradisi yang pernah dianggap sebagai salah satu dari delapan objek wisata yang harus dikunjungi di Jinshan

Source:mancingmania.com

Rp 10.000
Rp 140.000
Rp 9.000
Rp 80.000
habis
Rp 1.641.000
Rp 85.000
habis

Harga Grosir

Grosir Pancing

Umpan Emas

umpan djempol, umpan ikan timbro, umpan ikan mas

Curve Catalog

Curve Pancing

Follow Us

instagram langgeng pancing

Address & Contact Person

Jln. Ahmad Yani 348 B, kartasura,
Sukoharjo – Jawa Tengah
Indonesia

0856 417 01234 ( Whats App )
0821 383 01234 ( Whats App )
——————————————–
Admin Grosir :
0856 4065 2225 (Whats App )

Kasir:
SCAN barcode dibawah ini
kasir langgeng pancing

Fitur chat WA bisa digunakan untuk smartphone dan untuk PC komputer harap mengaktifkan WA web terlebih dahulu di sini https://web.whatsapp.com/id

JADWAL BUKA

Senin – Sabtu : 08.00–21.00 (ISHOMA 17:30 – Ba’da Isya’) Setelah Isya’ BUKA
Minggu : 09.00–15.00

Jam Sholat Tutup 15 menit

Terima Kasih

Rekening Bank

Azis Triyanto No rek 3920262529
Azis Triyanto No Rek 900 00 0270524 3
Azis Triyanto No Rek 0261590499
Azis Triyanto No Rek 3591 01 001233 50 7

Pengiriman

Facebook Fanpage